Home / News

Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:13 WIB

WD III FISIP USK Jadi Pembicara di Kegiatan Diskusi KDI

Foto: Kegiatan Diskusi KDI di Gerobak Arabika Lamnyong yang diisi oleh WD III FISIP USK, Maimun S.Pd M.A/Dok. KDI

GUBRIS.COM, BANDA ACEH – Komunitas Diskusi Ilmiah (KDI) undang WD III FISIP USK, Maimun S.Pd M.A sebagai pembicara dalam diskusi rutin ilmiah bertajuk ‘Sukses Organisasi dan Akademik’, Selasa (25/10). Diskusi ilmiah tersebut dilaksanakan di Gerobak Arabica Lamnyong, Banda Aceh.

Koordinator KDI Fadhullah Fatahillah mengatakan, diskusi ilmiah merupakan tradisi mahasiswa yang sudah sering ditinggalkan.

“Kita ingin mahasiswa kembali pada fitrahnya,  kembali melakukan diskusi-diskusi ilmiah yang konstruktif”, ucap Fadhullah Fatahillah.

Sementara itu Humas KDI, Nadia Salsabila di tempat yang sama mengatakan, diskusi ilmiah yang dilaksanakan KDI (Komunitas Diskusi Ilmiah) melibatkan kader HMI FKIP USK dan JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) serta didukung Gerobak Arabica.

Baca Juga  Seharusnya Aku Padamu

“Kegiatan kita didukung kader HMI FKIP USK, JIMI, Gerobak Kopi Arabica, dan kita laksanakan seminggu 2 sampai 3 kali, kata Nadia.

Kegiatan Diskusi KDI di Gerobak Arabika

Maimun dalam pemaparan singkatnya mengatakan, mahasiswa sebagai sosial kontrol harus memiliki kemampuan berorganisasi. Pada saat yang sama memiliki kemampuan akademik yang unggul sehingga mampu melakukan kerja-kerja pengabdian.

“Untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa harus berpikir dan bertindak secara ilmiah sehingga lahir ide dan gagasan. Ide dan gagasan itu harus dilaksanakan secara terorganisir, itulah mengapa penting mensirnergiskan akademik dan organisasi, kata Maimun.

Baca Juga  Sahabat Berbagi Serahkan Donasi Untuk Palestina Melalui ACT Aceh

Maimun juga berpesan, organisasi internal dan eksternal itu jangan saling bersinggungan namun harus saling bergandengan tangan.

“Organisasi internal kampus harus menyambut teman-teman yang aktif di Organisasi eksternal semisal HMI, PMII, PII, dan lain-lain dengan gandengan tangan, jangan malah mencurigai”, sambung Maimun.

Diskusi ilmiah yang dipandu Nadia Salsabila itu, dihadiri belasan aktivis HMI, JIMI, serta mahasiswa baru dari USK dan UIN Banda Aceh.

Diskusi ilmiah yang dilaksanakan KDI rencananya akan menghadirkan pembicara berlatar aktivis dan ilmuwan dari beragam organisasi dan profesi.

“Kedepan kita akan hadirkan para aktivis, ilmuwan, birokrat, seniman, jurnalis, yang semuanya pernah dan masih berorganisasi, tutup koordinator KDI Fadhullah Fatahilah. (rls)

Editor: Redaksi gubris.com

Share :

Baca Juga

News

Khawatir Pengangguran Meningkat, Pemerintah Aceh Berupaya Pertahankan Tenaga Kontrak

News

FMSAP Adakan Pelatihan Teknik Fotografi Jurnalistik Bagi Pemula

News

Seorang Nelayan di Aceh Ajukan Permohonan Suntik Mati

News

Elon Musk Ingin Buat Bahtera Nuh Di Mars, Ilmuan: Dia Bukan Nabi

News

Santri dan Pemuda Arongan Lambalek Akan Mengambil Satu Kursi Untuk Arongan Lambalek di Pemilu 2024

News

Momentum Bulan Ramadhan, ESA USK Sukses Selenggarakan RaESA 4

News

Demi Menjaga Marwah HMI, Zuhal Dituntut Mundur dari Ketum HMI Banda Aceh

News

Bang Pudin Yang Sempat Viral Beberapa Hari Lalu Hari Ini Menghembuskan Nafas Terakhir