Home / Opini

Sabtu, 1 Mei 2021 - 22:32 WIB

SilaturaHMI

Foto Khairudin/
Kader HMI Banda Aceh bersama Ampuh Devayan

Semua orang menginginkan rezkinya dilapangkan dan dipanjangkan umur pastinya.
Nabi SAW bersabda yang artinya:

“Siapa yang suka rezekinya dilapangkan dan usianya dipanjangkan, hendaklah ia menyambung kerabatnya (silaturahmi).” (HR Bukhari)

Yang dimaksud melapangkan atau menambahkan rezeki dalam hadits tadi tentulah tidak dimaknai lafziah, artinya Allah tidak akan memberikan dalam bentuk fisik yang berupa uang, emas atau nikmat lainnya.

Akan tetapi, konotasinya maknawi atau majazi. Dalam hal ini, sebagai buah dari silaturahim tersebut, Allah akan menumbuhkan rasa tenteram dan kedamaian batin yang dapat menyebabkan hati terbuka, inspirasi tumbuh, dan motivasi kerja kuat, produktivitas kerja berlipat ganda secara kuantitas dan kualitas.

Baca Juga  Terima Kasih Iqbal Keumala

Hal ini disebabkan karena ketika proses silaturahmi, kita akan saling berbagi informasi, energi positif, saling menguatkan dan berbagi pengalaman bahkan saling berbagi rezeki secara fisik juga. Sehingga menghasilkan rezeki yang bertambah-tambah atau berlipat ganda.

Sedangkan silaturahmi Allah panjangkan umur maknya bisa jadi betul-betul Allah panjangkan umur karena Allah senang dengan kita yang karena kita senang menyambung ikatan persaudaraan.

Maka kemudian Allah berikan kedamaian dan dihilangkan kegelisahan dalam jiwa kita. Sehingga jiwa dan fisik kita jadi tenang, dengan begitu maka kita akan hidup sehat dan bugar.

Baca Juga  Gayo Lues Tingkat Populasi Stunting Tertinggi di Aceh

Panjang umur bisa juga dimaknai karena disebabkan kita senang bersilaturahmi, kita senang berbagi, senang menolong sesama, saling menguatkan, senang membantu orang susah, senang membuat orang lain senang. Sehingga walaupun kita sudah meninggal oarang-oarang akan selalu mengenang kita.

Dengan begitu kita akan hidup selama-lamanya dengan kebaikan-kebaikan yang diingat dan dicatat orang yang sudah melekat dengan diri kita.

By. Ikhsan Drp

Share :

Baca Juga

Opini

Seni Bertanya

Opini

Gayo Lues Tingkat Populasi Stunting Tertinggi di Aceh

Opini

50 Hari Setelah Pelantikan, Kinerja DEMA UIN Ar-Raniry Stagnan Tanpa Progres

Opini

Sakit Hati Menjadikan Kita Berarti

Opini

Kekeliruan BPIP Dalam Memahami Serambi Untuk Aceh

Opini

Gas Track, Proker Panas di BEM USK 2022

Opini

Ketidakseriusan Perbankan Syariah Dinilai Melemahkan Qanun LKS di Aceh

Opini

Aceh, Perempuan dan Golput