Home / Kesehatan / Sastra

Rabu, 28 September 2022 - 21:40 WIB

Puisi Pilu

Oleh: Breaking Reza

— —

Bergoncang detak jantung

Seakan tak kuasa menahan tekanan yang bergejolak

Memikirkan yang tak perlu

Mengkhawatirkan sesuatu ketidakpastian

 

Kau mungkin tak mengerti bahwa setiap insan punya keinginan yang tak pernah sampai

Mereka mengubur bintang-bintang masa depan

Mereka menghentikan kaki yang melangkah

Tertegun dan merenung

Bertanya-tanya tanpa mencari jalan keluar

 

Ada banyak jiwa yang tercemar oleh rasa keputusasaan

Karna terlalu tinggi berekspektasi

Tanpa pernah berpikir bahwa ‘kan ada hari yang dapat membenamkan seluruh impian

Dan ketika semua itu terjadi

Baca Juga  Memilikimu

Mereka hanya menyesali hari

Juga menyalahkan keadaan serta waktu

 

Mata memandang keburaman

Hati merasa yang tak dapat dijangkau

Dan telinga mendengar sesuatu yang tak seharusnya

Omongan itu terlalu kasar

Pandangan yang terlihat terlalu kejam

Dan perasaan yang dirasa terlalu perih

Hingga semua ini membuat mereka seakan menyerah oleh takdir yang menyapa

 

Beberapa mampu mengungkapkan hasrat yang berlawanan

Mereka memaki diri sendiri di hadapan cermin

Menangis tersedu

Menjerit melalui batin

Namun tetap saja, ketenangan yang dicari tak kunjung tiba

 

Ada juga yang pasrah

Baca Juga  Bencilah Aku

Tiada sedikitpun menyerahkan segalanya pada Tuhan

Lalu menganggap kehidupan ini telah sampai diujung

Kemudian menamatkan cerita kehidupan dengan bunuh diri

 

Aku bertanya-tanya

Kenapa mereka mesti mengambil keputusan di saat bara api masih menyala-nyala?

Bukankah seharusnya ada sesuatu yang dapat dilakukan sebelum hal-hal buruk menyerang?

Tapi, aku pun tak semestinya menyalahkan mereka, ‘kan…?

 

“Jika memang roda kehidupan ini dapat berputar menjadi lebih baik, maka… bawalah aku bersamamu, melewati setiap hadangan dinding nan kokoh di depan untuk menggapai impian yang masih terpendam.”

***

Share :

Baca Juga

Sastra

Tentang Awan

Sastra

Kita Akan Bertemu Pada Hari Raya Rindu

Sastra

Memilikimu

Sastra

Seharusnya Aku Padamu

Sastra

Cerita Itu

Sastra

Dua Arah

Sastra

Sahabat

Sastra

Perantara