Home / News

Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:05 WIB

FMSAP Adakan Pelatihan Penulisan Berita Yang Ramah Anak dan Korban

Foto: Kegiatan pelatihan menulis FMSAP melalui Google Meet/Dok. Redaksi gubris.com

GUBRIS.COM, BANDA ACEH – Forum Menulis Sekolah Alam Panteu (FMSAP) kembali mengadakan pelatihan menulis pada pertemuan ke-6,  materi Jurnalistik yang berlangsung melalui virtual via Google Meet pada Sabtu, (17/07/21)

Pertemuan kali ini mengangkat tema “Menulis Pemberitaan yang Ramah Anak dan Korban” yang dilatih langsung oleh Muhammad Saifullah yang merupakan Jurnalis IDN Times dan Raeders.ID

Dalam pertemuan rutin pelatihan ini, turut juga di dampingi oleh Jalimin Gayo selaku pembina FMSAP yang merupakan wartawan senior yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris AJI Bireuen

Setelah pembacaan Curiculum Vitae pemateri oleh Ulfi Zamrida selaku moderator, Muhammad Saifullah langsung mengulas materi

Dalam pemaparan materi yang berlangsung melalui Google Meet, Saifullah menegaskan supaya berhati-hati dalam menulis berita agar mengedukasi pembaca dan anak

“Kita tahu semua, bahwa setiap wartawan harus mampu menyampaikan berita yang sebenarnya dan wartawan harus ingat supaya tidak membuat bekas traumatis terhadap anak dan korban hingga menimbulkan efek yang berkepanjangan” jelasnya

Baca Juga  Sahabat

Dalam penjelasannya Saifullah mengatakan dalam menulis berita terhadap korban dalam suatu kasus, tidak perlu terlalu detail dalam menjelaskan

“Seperti kasus pencabulan, tidak perlu menjelaskan kronologis yang dapat menimbulkan syahwat pembaca dan lebih baik dalam kasus tertentu menyimpan rapat identitas korban, tanpa menghilangkan informasi yang sebenarnya” katanya

Pada sesi tanya jawab Muhammad Rizky selaku anggota pelatihan dan juga peserta menyakan kepada Saifullah terkait bagaimanakah jika anak dijadikan narasumber dalam suatu kasus

Saifullah mengatakan bahwa mewawancarai anak dalam kasus tertentu harus dihindari, karena tidak sesuai dengan hak dasar anak

“Ketika wartawan ingin membuat berita dan untuk menarik empati masyarakat, sebaiknya jangan tanyakan kepada anak, lebih baik ikuti proses hukum kedepan supaya tertangani lebih baik” jelas Saifullah lebih lanjut

Baca Juga  Fatan sabilulhaq dan Defri Munandar Terpilih Sebagai Ketua dan Wakil BIMS 2022

Diakhir materi Saifullah juga berpesan bahwa setiap informasi harus memasuki dimensi perasaan yang mendalam, merasakan apa yang orang lain rasakan, supaya berita yang ramah tercipta dengan baik.

Direktur FMSAP, Ikhsan Drp dalam sambutan singkatnya berterima kasih kepada pemateri dan teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk bergabung dalam pertemuan kali ini

“Materi ini sangat perlu untuk kita pelajari bagi kita selaku calon penulis hebat kedepan, dan alhamdulillah bang Saiful sangat detail menjelaskannya dan ramah bagi peserta FMSAP”  ujar Ikhsan

Dikatakannya juga Insya Allah para peserta FMSAP akan menjadi penulis yang baik dengan ikut serta patuh terhadap kode etik jurnalistik dan terkhusus pada penulisan yang ramah anak dan korban

Kegiatan menulis kali ini diikuti dengan khitmat dan antusias oleh peserta FMSAP dengan terjadinya interaksi yang baik antara pemateri dan peserta FMSAP

Laporan: Agung Z

Share :

Baca Juga

News

WD III FISIP USK Jadi Pembicara di Kegiatan Diskusi KDI

News

Darni M. Daud : Persatuan dan Kesatuan Bangsa Adalah Tanggung Jawab Bersama

News

Sosok Hasan Tiro Sulit Dicari Penggantinya di Aceh

News

Israel Tindas Palestina, MPI Aceh Barat Gelar Aksi Solidaritas.

News

Pahlawan Asal Aceh Kini Jadi Nama Jalan di Jakarta

News

Ketua BEM FISIP USK: UUPA Antara Tertidur Atau Mati Suri?

News

Khawatir Pengangguran Meningkat, Pemerintah Aceh Berupaya Pertahankan Tenaga Kontrak

News

OSIS SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh Laksanakan Pesta Demokrasi